Tanaman Clitoria ternatea Linn., atau yang lebih kita kenal sebagai bunga telang, sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional Asia. Keindahan bunganya yang biru cerah memang memikat, tetapi di balik pesonanya, tanaman ini menyimpan potensi luar biasa sebagai agen alami untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Sebuah penelitian terbaru mencoba menjawab pertanyaan penting: Bisakah bunga telang mencegah kerusakan jantung dan pembuluh darah akibat hipertensi yang diinduksi secara kimia?
Penelitian ini menggunakan hewan percobaan tikus jantan jenis Sprague Dawley. Tikus-tikus ini diberikan Nω-nitro-L-arginine methyl ester hydrochloride (L-NAME), yaitu senyawa yang sering dipakai untuk memicu tekanan darah tinggi secara artifisial. Pemberian L-NAME dalam air minum sebanyak 40 mg/kg terbukti efektif menimbulkan hipertensi serta kerusakan fungsi jantung dan pembuluh darah.
Untuk melihat efek perlindungan bunga telang, para peneliti memberikan ekstrak Clitoria ternatea dengan dosis 300 mg/kg per hari secara oral, lalu membandingkannya dengan obat penurun tekanan darah yang sudah umum, yaitu lisinopril dengan dosis 2,5 mg/kg per hari, selama 5 minggu.
Bagaimana Cara Kerja Bunga Telang?
Hasil analisis menunjukkan bahwa komponen utama ekstrak bunga telang adalah flavonoid, senyawa antioksidan yang dikenal kuat menetralkan radikal bebas. Ini sangat penting, karena tekanan darah tinggi sering berkaitan erat dengan stres oksidatif yang merusak sel-sel tubuh, terutama di jantung dan pembuluh darah.
Dalam penelitian ini, pemberian ekstrak bunga telang mampu menurunkan tekanan darah tikus yang diinduksi hipertensi oleh L-NAME. Tidak hanya itu, ekstrak ini juga memulihkan respons relaksasi pembuluh darah terhadap asetilkolin, yang sebelumnya menurun akibat efek L-NAME. Selain itu, kemampuan pembuluh darah dalam merespons rangsangan saraf simpatik yang cenderung berlebihan pun berhasil dikendalikan.
Tikus yang diberi L-NAME juga mengalami hipertrofi ventrikel kiri, yaitu kondisi di mana otot jantung menebal karena bekerja terlalu keras memompa darah. Dengan pemberian ekstrak bunga telang, kondisi ini dapat dicegah sebagian. Fungsi jantung pun terjaga lebih baik dibandingkan kelompok yang hanya diberi L-NAME tanpa perlakuan apa pun.
Mekanisme Perlindungan yang Kompleks
Manfaat bunga telang ternyata tidak hanya berhenti di situ. Ekstrak bunga telang juga menekan aktivitas beberapa jalur molekuler yang berbahaya. Salah satunya adalah penurunan ekspresi endothelial nitric oxide synthase (eNOS) yang diakibatkan L-NAME. Penurunan ini berdampak pada rendahnya kadar nitrit/nitrat dalam plasma, yang berarti menurunnya produksi nitric oxide (NO) — zat penting untuk melebarkan pembuluh darah. Dengan ekstrak bunga telang, aktivitas eNOS membaik, sehingga produksi NO pun meningkat.
Selain itu, ekstrak bunga telang menekan aktivitas angiotensin-converting enzyme (ACE) di serum, serta menurunkan kadar angiotensin II dalam plasma dan reseptor angiotensin II type 1 di jantung. Ketiga komponen ini berperan besar dalam jalur renin-angiotensin system (RAS) yang jika terlalu aktif akan meningkatkan tekanan darah.
Tak hanya itu, bunga telang juga berhasil menekan ekspresi NADPH oxidases 2 (NOX2), nuclear factor-kappa B (NF-κB), dan tumor necrosis factor-alpha (TNF-α) yang semuanya berkontribusi terhadap peradangan kronis dan stres oksidatif.
Dengan kata lain, perlindungan bunga telang berjalan di banyak jalur sekaligus:
-
Menekan stres oksidatif
-
Memulihkan fungsi endotel
-
Menghambat aktivasi sistem renin-angiotensin
-
Mengurangi peradangan kronis
Harapan Baru bagi Penderita Hipertensi
Penelitian ini memang masih dilakukan pada tikus percobaan. Namun hasilnya memberikan harapan besar bahwa Clitoria ternatea Linn. berpotensi menjadi agen alami yang efektif mendukung terapi hipertensi dan mencegah komplikasi jantung serta pembuluh darah.
Di masa depan, diperlukan uji klinis pada manusia untuk memastikan dosis aman dan efektif, serta memahami lebih dalam bagaimana interaksi senyawa aktifnya dengan obat-obatan medis yang sudah ada. Namun demikian, temuan ini menguatkan reputasi bunga telang sebagai superfood herbal yang layak dilestarikan dan diteliti lebih lanjut.
Kesimpulan
Bunga telang (Clitoria ternatea Linn.) terbukti mampu mencegah tekanan darah tinggi dan melindungi fungsi jantung serta pembuluh darah pada tikus yang diinduksi hipertensi dengan L-NAME. Efek perlindungannya berasal dari kandungan flavonoid yang menekan stres oksidatif, memperbaiki fungsi endotel, serta menghambat jalur renin-angiotensin yang memicu tekanan darah tinggi. Walaupun penelitian ini masih berbasis hewan, hasilnya membuka peluang besar untuk pengembangan terapi alami penunjang pengobatan hipertensi di masa depan.
Ringkasan (±300 Kata)
Penelitian terbaru menguji kemampuan bunga telang (Clitoria ternatea Linn.) dalam mencegah disfungsi jantung dan pembuluh darah akibat hipertensi yang dipicu oleh L-NAME pada tikus Sprague Dawley. Tikus diberi L-NAME 40 mg/kg melalui air minum untuk memicu tekanan darah tinggi, kemudian sebagian di antaranya diobati dengan ekstrak bunga telang dosis 300 mg/kg per hari atau lisinopril 2,5 mg/kg per hari selama 5 minggu.
Hasilnya sangat menjanjikan. Ekstrak bunga telang berhasil menurunkan tekanan darah, memperbaiki fungsi relaksasi pembuluh darah, dan menekan hipertrofi ventrikel kiri yang muncul akibat kerja jantung berlebihan. Kandungan flavonoid di dalam bunga telang berperan besar menetralkan radikal bebas, sehingga mengurangi stres oksidatif yang biasanya memicu kerusakan organ.
Selain itu, ekstrak bunga telang memulihkan aktivitas endothelial nitric oxide synthase (eNOS) dan meningkatkan kadar NO dalam plasma. Ekstrak ini juga menghambat aktivitas sistem renin-angiotensin dengan menekan ACE, angiotensin II, serta reseptornya di jantung. Faktor-faktor inflamasi seperti NOX2, NF-κB, dan TNF-α pun berhasil ditekan.
Hasil penelitian ini mengindikasikan bahwa bunga telang punya potensi besar sebagai agen terapi alami untuk mencegah hipertensi dan menjaga kesehatan jantung. Meskipun masih memerlukan uji klinis pada manusia, penemuan ini memperkaya daftar herbal Nusantara yang bermanfaat secara ilmiah untuk mendukung kesehatan jantung dan pembuluh darah.
Referensi : https://pubmed.ncbi.nlm.nih.gov/33801631/
Tag dan Keyword:
-
Clitoria ternatea Linn.
-
Bunga telang
-
Hipertensi alami
-
Obat herbal jantung
-
Penurun tekanan darah alami
-
Antioksidan bunga telang
-
Sistem renin angiotensin
-
Fungsi pembuluh darah
-
Cara alami cegah hipertensi
